BERBAGI

Medsoslampung.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim siap fasilitasi “space” untuk Startup Lampung. Upaya ini diharapkan mendorong kemajuan ekonomi kerakyatan melalui Usaha Kecil Menengah (UMKM) berbasis digital.

Diketahui Startup atau perusahaan rintisan di bidang teknologi yang sedang marak di kalangan generasi milenial.

Nunik, sapaan akrab wagub mengatakan, dengan memfasilitasi tempat untuk berkumpul, berkarya bagi penggiat Startup Lampung, diharapkan kemajuan startup akan meningkat dari segi jumlah dan kualitasnya.

“Ekonomi digital ini bisa membawa manfaat bagi rakyat, khususnya UMKM dan para pelaku Startup. Karena startup dapat meningkatkan usaha serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu Pemerintah perlu memberikan dukungan,” ungkap wagub, saat beraudiensi dengan Forum Startup Lampung di Ruang kerjanya, Senin (8/7).

Wagub menyampaikan bisnis startup di Lampung memiliki potensi yang cukup besar.  Kemajuan ekonomi yang dialami oleh Provinsi Lampung  sebagai pintu gerbang Sumatera diyakini mampu mendongkrak bertumbuhnya para pengusaha di bidang jasa berbasis online.

“Di era revolusi industri 4.0, startup menjadi bidang usaha potensial yang perlu dikembangkan. Kita akan mendorong lebih banyak lagi anak muda Lampung untuk bikin start up. Semua kalangan perlu menjalin kolaborasi agar produk startup Lampung mampu bersaing secara nasional maupun Global,” kata Nunik.

Pertemuan itu dihadiri Inisiator Forum Startup Lampung Agung Fitriansyah sangat mengapresiasi kepedulian dan perhatian Wagub terhadap perkembangan usaha digital di Lampung

“Bu Wagub merupakan pejabat pertama yang mengajak penggiat  Startup Lampung untuk duduk bersama dan mendengarkan secara langsung keluh kesah kami,” kata Agung.

Dengan dukungan dan bantuan tempat dari Pemerintah  Provinsi, kedepannya, anak – anak muda Lampung yang ingin mengetahui lebih banyak tentang bisnis digital  ini dapat ditampung dan diarahkan.

“Banyak pelajar dan mahasiswa yang ingin belajar menjadi pebisnis, dan saat ini bisnis yang paling diminati dan menjadi tren di kalangan milenial adalah starup. Semoga bantuan Bu Wagub akan menjawab persoalan tersebut”, kata Agung.

Sementara itu, A. Rozak F. dari Pasar Pedia mengungkapkan bahwa pemasaran produk menjadi tantangan terberat bagi “startup” atau perusahaan rintisan saat ini.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Lucky Putra Darmawan dari Eternal Dream Studio, Anto Kurniawan dari Tandem Id, dan.  Rian Herlambang dari PT. Lahan Sikam dan Icha dari Start Up Center. (hms/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here