BERBAGI

Medsoslampung.co РDinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Lampung Utara (Lampura) kembali mengadakan sidang isbat keliling terpadu. Sidang untuk melegalkan secara sah oleh negara bagi pasangan suami istri yang belum mendapatkan buku atau akta nikah kali ini berlangsung di Kecamatan Sungkai Tengah. 

Sidang isbat kali ini diikuti oleh 100 pasangan suami-istri nikah siri yang berasal dari desa-desa yang ada di kecamatan setempat. Dari 100 pasangan suami-istri tersebut terdapat pasangan termuda yakni Putra Riadi (18) dengan istrinya Rika Ulfiana (20) dan pasangan tertua yakni M.Tapsir (71) dengan istrinya Dahlia (62).

Kepala Disdukcapil Lampura Maspardan dalam sambutannya mengatakan, sidang isbat merupakan salah satu program pemerintah Lampura yang bertujuan untuk mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat untuk memperoleh hak-hak mereka khususnya pelegalan secara hukum status perkawinan masyarakat yang tidak memiliki buku atau akte nikah.

“Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan masyarakat untuk melegalkan status hukum perkawinannya oleh negara. Program ini telah berlangsung sejak tahun 2015 yang lalu,” ujar Maspardan di kantor kecamatan setempat tempat diselenggarakannya sidang isbat (24/10).

Ditahun 2019 ini, kata dia, Disdukcapil telah dua kali menyelenggarakan sidang isbat. Dia pun mengatakan  program yang mendapat apresiasi pemerintah pusat ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Menginggat masih banyaknya masyarakat Lampura yang belum atau tidak memiliki buku atau akte nikah.

“Pada bulan Juli lalu acara ini digelar di kecamatan Muara Sungkai. Saat ini di kecamatan Sungkai Tengah. Masyarakat sangat menyambut baik program ini terbukti masih banyaknya kecamatan yang mengajukan program ini untuk dilaksanakan di kecamatannya,” pungkasnya.

Pantauan di lapangan, Assisten II, Azwar Yazid mewakili Plt. Bupati Lampura, Budi Utomo membuka acara sidang isbat tersebut. Tampak pula unsur Forkopimda dan perwakilan hadir dalam acara itu. Selain melaksanakan sidang isbat, Disdukcapil juga membuka pelayanan masyarakat yang ingin membuat adiministrasi kependudukan lainnya seperti KK dan Akte.(ysn/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here