BERBAGI

Medsoslampung.co – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Agus Nompitu menyebut pelaku usaha dan bisnis di Lampung sudah banyak terakomodasi. Hal itu terbukti dengan banyaknya pelaku usaha yang memiliki gerai usaha UMKM terdata dan bergabung besama starup dan working digital UMKM Lampung.

Dalam pemaparanya dalam diskusi di seminar UMKM PWI Lampung di graha PTPN VI Lampung, Agus membahas soal meningkatnya produksi pelaku usaha dengan bantuan teknologi pemasaran digital yang sudah dimiliki dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung.

“Kita sudah menggiatkan pemaparan potensi dan pelatihan kepada pelaku usaha mikro mulai pedagang pengrajin hingga petani dan pelaku usaha lainya, hasilnya sekarang semua sudah banyak yang memiliki gerai, semua sudah memiliki pasca pasar yang luas dengan bantuan marketplace yang kami sediakan,” ujar Agus dihadapan puluhan mahasiswa dan pengusaha dalam seminar PWI di graha PTPN VII, Selasa (19/11) siang.

Menurutnya, pelaku starup digital usia 20 sd 30 yang sudah memiliki bisnis online sangatlah banyak di Bumi Ruwa Jurai, semua terbukti bukan lagi wacana, tetapi sudah terbangun dengan memiliki jejaring marketplace yang sangat luas.

“Kita sudah undang dan jajaki langsung para pelaku IKM dan UMKM ini, kita juga sudah lakukan kerjasama karna peminatnya banyak,” jelasnya.

Agus menilai Pemerintahan Provinsi Lampung dalam hal ini Dinas Koperasi dan UMKM perlu menyampaikan apresiasi untuk anak muda di Lampung, karena semua sangat aktif hal ini juga diapresis langsung oleh ibu wagub Chusnunia Chalim bahwasanya perlua ada wadah untuk pelaku usaha ini.

“Atas dasar itu kita buat forum startup digital yang working nya sudah kita buatkan di wayhalim,” katanya.

Lanjut Agus, pihaknya akan terus meningkatkan kerjasama yang sudah ada dengan para pelaku IKM dan UMKM sehingga sebagai bukti hadirnya pemerintah, para pihak juga telah di dukung dengan konsultan yang telah disediakan mulai dari 7 temaga komsultan progesiomal hingga marketplace.

“Untuk menggairahkan peningkatan usaha, kita juga sediakan 7 (tujuh) tenaga konsultan profesional diberbagai bidang, kemudian ditambah dengan dukungan literasi dan IT,” terangnya.

Ditambahkanya, sebagai kerja cepat maka tahun depan dinas Koperasi dan UMKM akan menggelar festival tapis di Provinsi Lampung, sehingga usaha mikro akan naik kelas menjadi usaha besar, dengan menggelorakan kemandirian umkm berjaya.

“Bagi pelaku usaha yang belum tergabung, ayo gabung bersama kami, semua akan dilatih, seprrti yang sudah dilakukan di 15 kabupaten kota, baik asosiasi koperasi dan umkm sekaligus melihat apa masalah pelaku bisnis dilapangan,” demikian Agus. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here