BERBAGI

Medsoslampung.co – Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menelan korban jiwa di Kota Metro. Azhari Pamungkas (30), warga Kelurahan Mulyojati Metro Barat,  dikabarkan meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes agypti tersebut.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, sebelum meninggal korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Metro, Senin (11/2) pagi. Namun, karena ruangan penuh, disarankan dibawa ke RS Azizah.

Tetapi, kondisinya juga sama, hingga akhirnya dirujuk ke RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung. Lagi-lagi karena ruangan di RS itu penuh, korban akhirnya dibawa ke RSU Abdul Moeloek Bandar Lampung, hingga akhirnya nyawanya tidak terselamatkan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Metro Nasriyanto Effendi, yang turut takziah ke rumah duka, menyatakan bahwa staf Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Metro itu meninggal karena DBD.

“Benar, korban meninggal dunia karena DBD, saya melihat diagnosanya. Kebetulan saya sedang di rumah duka,” Nasriyanto melalui sambungan telepon selurer.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Silfia Naharani mengatakan, terkait laporan pemberitaan atas nama Azhari, pihaknya meminta kesempatan untuk menelusuri, agar tidak terjadi kesalahan informasi.

“Beri kesempatan kami untuk menelusuri, agar tidak terjadi kesalahan informasi,” ujar dia.

Silfia menyebutkan, hingga tanggal 12 Februari 2019, jumlah penduduk Kota Metro yang terserang DBD mencapai 86 orang. “Hingga hari ini update data penduduk yang terserang DBD mencapai 86 orang,” ungkapnya. (wid/niz)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here