BERBAGI

Medsoslampung.co – Polsek Kota Agung menangkap pencuri sepeda motor Suzuki FU BE 5259 ZF milik korban Maluwi (59), warga Pekon Terdana, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Jumat (28/6).

Tersangka bernama Firmansyah (26), warga Pekon Balak, Kecamatan Wonosobo. Ia ditangkap setelah kepolisian melakukan penyelidikan laporan korban pada Rabu (26/6) pagi.

Terungkap fakta, bahwa tersangka merupakan Resdivis kasus Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) rumah di Wonosobo yang baru keluar pada September 2018.

Dalam penangkapan tersebut, turut diamankan barang bukti sepeda motor hasil kejahatan milik korban yang akan dijualnya kepada orang lain.

Kapolsek Kota Agung AKP Muji Harjono mengungkapkan, laporan korban yang telah kehilangan sepeda motor yang diletakan di dalam rumahnya.

“Tersangka berhasil ditangkap di Taman Wisata Muara Indah, pada Kamis (27/6) pukul 20.00 WIB,” ungkap AKP Muji Harjono mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Kata Muji Harjono, pengungkapan tersebut berdasarkan serangkaian penyelidikan dan keterangan saksi-saksi dan dikuatkan barang bukti yang diamankan darinya.

“Awalnya kami identifikasi sepeda motor akan di jual ke wilayah Gisting, setelah kami selidiki dan benar maka tersangka juga berhasil ditangkap tanpa perlawanan,” kata dia.

Berdasarkan keterangan korban, lanjut Kapolsek, pencurian itu diketahuinya setelah terbangun pada dinihari melihat jendela samping telah terbuka, lantas memeriksa situasi rumah ternyata motor berikut BPKBnya telah raib dan pintu belakang sudah terbuka.

“Rupanya tersangka ini merupakan temen anak korban yang pernah menginap selama seminggu, namun niatnya menginap hanya untuk memperhatikan dimana korban menaruh barang berharga,” jelasnya.

Saat ini tersangka berikut barang bukti sepeda motor dan BPKB diamankan di Polsek Kota Agung guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas kejahatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal 7 tahun penjara ditambah 3/4 ancaman resedivis,” tandasnya Kapolsek.

Semetara, dalam pemeriksaan, tersangka menuturkan bahwa pencurian tersebut memang direncanakannya. Sebab membutuhkan biaya untuk anaknya masuk sekolah SD. Namun setelah ditangkap, ia mengaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulanginya lagi.

“Niatnya motor mau dijual, uangnya untuk sekolah anak masuk SD, namun sekarang saya menyesal,” sesalnya. (ted/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here