BERBAGI

Medsoslampung.co РKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (7/10) malam, resmi menetapkan Bupati  Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu sebagai tersangka.

Ia diduga menerima suap terkait proyek di Dinas Perdagangan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Total suap yang diduga sudah diterima Agung berjumlah Rp1,2 miliar.

“Untuk Dinas Perdagangan diduga penyerahan uang kepada AIM, Bupati Lampung Utara dilakukan oleh HWS (Hendra Wijaya Saleh), Swasta pada WHN (Wan Hendri), Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara melalui RSY (Raden Syahril), orang kepercayaan Bupati,” ucap Basaria di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Duit suap yang diduga telah diserahkan kepada Agung berjumlah Rp200 juta. Duit itu merupakan bagian dari Rp300 juta yang disepakati.

Basaria mengatakan suap itu diduga terkait 3 proyek di Dinas Perdagangan. Ketiga proyek itu adalah pembangunan pasar tradisional di Desa Comook Sinar Jaya, pembangunan pasar tradisional di Desa Karangsari dan konstruksi fisik pembangunan pasar rakyat tata karya.

Berikutnya, Agung diduga menerima suap terkait proyek di Dinas PUPR. Total duit yang diduga telah diterima Agung berjumlah Rp1 miliar.

“AIM (Agung Ilmu Mangkunegara) diduga telah menerima uang beberapa kali terkait dengan proyek di Dinas PUPR, yaitu¬†sekitar bulan Juli 2019, diduga AIM telah menerima Rp 600 juta. Sekitar akhir September, diduga AIM telah menerima Rp50 juta, dan pada 6 Oktober, diduga menerima Rp350 juta,” ujarnya. (brl/dtk)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here