BERBAGI

Medsoslampung.co – Bupati Lampung Barat (Lambar) Hi. Parosil Mabsus tak bisa menutupi kekecewaannya kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) setempat. Pasalnya, saat buka puasa bersama Selasa (28/5), tak satu pun yang hadir.

Padahal, acara buka bersama Insan pers, pendamping PKH dan pekon itu dihadiri Wakil Bupati Mad Hasnurin, dan Sekkab Akmal Abdul Nasir.

Hal tersebut menjadi sorotan Bupati Lambar Parosil Mabsus saat memberi sambutan. Bahkan, dengan lugas Sekkab Akmal Abdul Nasir harus tersentil agar menjadikan fenomena itu sebagai catatan.

Kesan tertutup yang sejatinya tak ditampakkan kepala OPD kepada masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan rekan-rekan media, tapi kok malah kita tidak hadir. IniĀ enggak bener,” ucap bupati dengan nada kecewa.

Parosil mengingatkan jajarannya agar kejadian tersebut tidak akan terulang lagi.

“Ini catatan pak sekda..!! Untuk apa kita undang media, undang pendamping PKH dan Pekon, kalau kita selaku pengambil kebijakan malah tidak hadir. Jadi, saya berharap kejadian ini tidak akan terulang lagi,” harapnya.

Dalam sambutannya, Parosil memberikan apresiasi bagi insan pers di Lambar yang telah setia mempublikasikan program-program Pemkab Lambar.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya buat semua media massa di lambar, kami mengajak kawan media terlibat lebih jauh lagi terkait publikasi program Pemkab Lambar. Kalau ada yang kurang pas terkait program yang kami jalankan, kami siap menerima kritikan dari kawan-kawan media, agar program yang kita jalankan akan lebih efektif, bermanfaat dan terasa,” jelas Parosil.

Dikatakan Parosil, masih banyak program-program Pemkab Lambar yang belum terpublikasi dengan maksimal.

“Hasil survey Pemkab Lambar, masih banyak program yang belum terpublikasi dengan maksimal,” ungkapnya.

Diakui bupati, apa yang telah dilakukan oleh Pemkab Lambar tidaklah selalu baik dan sempurna. “Apa yang kita lakukan mungkin menurut kami sudah tepat dan baik, tapi menurut pandangan media berbeda dan banyak kekurangan. Seperti misalnya program PKH yang kurang tepat sasaran, dengan adanya kritik dari media kami berharap bisa lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya. (dri/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here