BERBAGI
Everton Soares, andalan baru Brazil yang bersinar di Copa America 2019.

Medsoslampung.co – Pagi ini (28/6) WIB, timnas Brazil menghadapi Paraguay di Perempatfinal Copa America 2019. Laga berlangsung di Arena do Gremio, Porto Alegre, Brazil.

Keesokannya, Sabtu (29/6) WIB, Argentina bersua Venezuela, di Stadion Maracana. Pemenang dari dua laga ini akan berduel di semifinal.

Namun, sepertinya laga perempatfinal kali ini bukanlah hal mudah baik bagi Brazil maupun Argentina.

Melawan Paraguay di Perempatfinal, Brazil dihantui penalti. Mereka pernah kalah dua kali dari Paraguay di ajang yang sama.

Brazil misalnya. Meski lolos sebagai juara Grup A, Tim Samba dihantui sejarah pilu. Tim tuan rumah khawatir jika laga pagi ini pemenangnya ditentukan lewat adu penalti.

Bagaimana tidak. Brazil pernah kalah dua kali saat adu tos-tosan dengan Paraguay. Pada 2011, setelah berimbang tanpa gol di waktu normal, Selecao kalah 0-2 dalam adu penalti. Ketika itu, empat penendang Brasil gagal menceploskan bola.

Empat tahun berselang, Brasil kembali kalah dari Paraguay di adu penalti. Setelah berimbang 1-1, Tim Samba kalah 3-4 setelah dua penendangnya gagal memasukkan bola.

“Saya tidak akan pernah merasa tenang dalam adu penalti,” kata pelatih Brasil Tite, dilansir BBC.

“Adu penalti mempersonalkan kesuksesan atau kegagalan, dan itu tidak adil. Saya tidak tahu bagaimana, tetapi mereka harus menemukan cara lain,” jelasnya.

Mega Bintang Argentina Lionel Messi yang baru menceploskan satu gol di ajang Copa America 2019.

Sementara itu, Argentina juga bakal melakoni laga sengit melawan Venezuela. Terlebih, Venezuela tak pernah kalah dalam tiga laga terakhir melawan Tim Tango. Dua imbang dan satu menang.

Kemenangan didapat Tomas Rincon dkk. pada Maret lalu di laga uji coba. Venezuela menang 3-1.

Dalam kemenangan itu, Venezuela berhasil meredam Messi, yang baru comeback ke timnas. Salomon Rondon selaku striker Venezuela yakin timnya bakal kembali bisa mengatasi La Pulga, julukan Messi, yang sejauh ini belum berkontribusi besar untuk Argentina.

“Dia telah menjadi pemain penting, tidak hanya untuk Argentina, tetapi untuk sepakbola dunia,” kata Rondon dikutip dari Fox Sport.

“Semua orang tahu siapa dia (Messi), tapi kami tahu bagaimana cara bermain melawannya. Kami membuktikannya dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2014, kalau tidak salah ingat. Kami tahu dari situasi ini kami akan coba mengambil keuntungan di hari Jumat (Sabtu pagi WIB),” tegasnya. (dtk/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here