BERBAGI
Chodri Cahyadi, mantan Kades Hanura.

Medsoslampung.co – Dugaan penyalahgunaan Dana Desa (SD) Tahun Anggaran 2018 oleh Chodri Cahyadi, mantan Kepala Desa (Kades) Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, kian menyeruak.

Seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat membeberkan fakta terkait dugaan tersebut.

“Boleh saja Chodri berkilah program tersebut dialihkan. Tetapi sejauh ini tidak ada kordinasi dengan BPD. Kalau memang benar dialihkan, mestinya BPD tau,” ujar anggota BPD yang enggan disebutkan namanya, Kamis (15/8).

Tak hanya itu. Dirinya menyebut bahwa saat menjabat kades, Chodri sengaja membuat BPD tidak berfungsi. Bahkan, dia menduga ada pemalsuan tanda tangan BPD yang dilakukan oleh Kepala Desa.

“Memang BPD ini sengaja dimandulkan oleh kepala desa. Mestinya ada kordinasi dengan BPD, tapi kok soal dokumen APBDes saja, BPD tidak tau,” ungkapnya dengan nada kesal.

“Malah pas saya ketemu dengan salah satu anggota BPD yang lama, saya bawa salinan APBDes, saya kasih liat di sana tetapi BPD yang lama ini tidak merasa menandatangani laporan beberapa kegiatan di APBDes itu. Besar kemungkinan tanda tangan itu dipalsukan,” tambahnya.

Selain itu, dirinya juga menyebutkan bahwa tuduhan kepala desa yang menyatakan BPD telah melakukan pencurian dokumen APBDes sangatlah tidak berdasar.

“Kok bisa menuduh kami mencuri, sedangkan kami sebagai BPD harus mengetahui APBDes tersebut. Lagi pula APBDes itu kami dapatkan di ruang BPD, bukan dari ruang kepala desa seperti yang disangkakan kades,” ungkapnya.

“Jadi kalau dia mau lapor ke polisi, memang kami tunggu. Kami juga punya data A1 bahwa APBDes tahun 2018 dibuat sepihak dan ada pemalsuan tanda tangan BPD lama,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Hanura Chodri Cahyadi diduga melakukan penyalahgunaan DD Tahun Anggaran 2018. Dugaan penyimpangan tersebut diduga dilakukan dalam bentuk kegiatan fiktif.

Chodri Cahyadi sendiri sempat membantah dugaan tersebut. Dia mengatakan ada beberapa kegiatan yang terdapat di APBDes tersebut yang dialihkan kebeberapa kegiatan lain. (snd/ram/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here