BERBAGI

Medsoslampung.co – Blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), sangat terbatas. Karenanya, Dinas Kependudukan Dan Catatan sipil (Disdukcapil) setempat mengambil kebijakan pencetakan e-KTP berdasarkan skala prioritas kepentingan penggunaannya.

Kepala Disdukcapil Lampura Maspardan saat ditemui di ruang kerjanya (24/9) mengatakan, blangko pencetakan e-KTP diprioritaskan untuk mereka yang mempergunakan e-KTP secara urgen seperti pembuatan BPJS, perubahan status, pindah ke luar daerah, dan untuk mereka  yang masa berlaku surat keterangan (Suket) pengganti KTP-nya sudah habis.

“Yang siap cetak aja mencapai lima ribu lebih. Sedangkan setiap bulannya kita berhak menerima seribu blangko itupun diambilnya dua minggu sekali. Sekali ngambil di pusat kita dijatah lima ratus blangko,” terangnya.

Pada¬† Jum’at (20/9) lalu, kata Maspardan, pihaknya telah mengambil 500 unit blangko e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri. Hingga kita, jatah itu telah digunakan lebih dari separonya. Itupun sudah menerapkan kebijakan skala prioritas.

“Kalau tidak diterapkan skala prioritas, satu jam saja sudah habis blangkonya sebab masyarakat yang ingin mencetak e-KTP membludak,” ujarnya.

Terkait program pencetakan administrasi kependudukan (Adminduk) lainnya seperti KK, Akte dan KIA tetap berlanjut.

“Kalau untuk KK, akte dan KIA kita terus melayani karena stok blangkonya ada dan banyak. Asal syaratnya lengkap dan jaringan tidak error maka pencetakannya bisa ditunggu. Khusus program KIA kita menjalin kerjasama dengan dinas pendidikan dan sekolah-sekolah yang ada,” tutup Maspardan. (ysn/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here