BERBAGI

Medsoslampung.co – Register 45 kembali memakan korban pada Rabu (17/7) pukul 14.00 WIB. Kelompok Mekar Jaya Abadi, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, bentrok dengan kelompok massa Pematang Panggang, Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Kedua kelompok tersebut sama – sama mengklaim tanah diseputaran Register 45. Alhasil, terjadi pertumpahan darah yang mengakibatkan empat nyawa melayang.

Bukan itu saja. Data yang dihimpun JP-News.id (group Medsoslampung.co) di TKP, tujuh orang lainnya mengalami kritis. Semua korban sudah dibawa ke Puskesmas terdekat.

Seperti empat orang yang meninggal dunia dari kelompok massa Pematang Panggang, yakni, Dali, Jeman, Roli, dan Cikwan, saat ini sudah berada di Puskesmas Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung.

Sementara dari kelompok Mekar Jaya Abadi, tujuh orang mengalami luka bacok dan luka tembak. Masing-masing Yudi, Jono, Budi, Haryono, Rahmat, Rojiman, dan Ipul, saat ini sudah dirujuk ke Klinik Asa Medika Simpang Pematang.

Saat ini kedua kelompok masih terkonsentrasi di TKP. Mereka masih mempersenjatai diri dengan sajam dan kayu.

Pihak Polres Mesuji serta Koramil Mesuji yang dipimpin langsung oleh Kapolres dan Wakapolres sudah berada dilokasi kejadian. Petugas siaga mengantisipasi bentrok susulan.

Sementara itu, kronologis keributan berawal sekira pukul 11.00, datang alat bajak yang melakukan pembajakan di lokasi KHP REG 45 Kelompok Mekar Jaya Abadi. Bajak tersebut melakukan pembajakan di areal tanah seluas setengah hektar milik saudara Yusuf (41), dari kelompok Mekar Jaya Abadi,

Kejadian tersebut diketahui oleh warga Mekar Jaya Abadi. Mereka lantas memukul kentongan sehingga berkumpulah warga lainnya. Kemudian, mereka mengamankan bajak tersebut sambil menanyakan atas perintah siapa melakukan pembajakan.

Tidak lama kemudian operator bajak pulang. Namun datanglah sekelompok warga kelompok Mesuji Raya dengan membawa senjata tajam melakukan penyerangan terhadap warga Mekar Jaya, yang mengamankan bajak tersebut. Kemudian terjadilah bentrok yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. (fan/jpn/hel).

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here