BERBAGI

BANDAR LAMPUNG – Tidak mudah menjadi orangtua di era digital yang serba canggih. Namun demikian, orangtua harus bisa mengikuti apa yang terjadi pada anak.

Psikolog Anak, Dwi Hafsah mengungkapkan, era digital memiliki banyak dampak positif dan negatif. Karena itu, pengawasan orangtua merupakan kunci utama dalam meminimalkan dampak negatif dari penggunaan media digital.

Bagaimana caranya? Dwi menyarankan orangtua harus mengikuti prosesnya. Tetapi tetap harus ada rambu-rambu yang dibuat dan disepakati bersama.

“Harus ada kesepakatan yang harus diatur di rumah masing-masing apa yamg boleh dan tidak boleh. Sehingga anak akan tahu menjalani hidupnya dengan baik dan benar, namun tetap ceria,” jelas dia dalam Sosialisasi Pendampingan Anak di Era Digital, yang digelar Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Lampung, kemarin (22/3).

Dia mencontohkan, dalam menonton televisi (tv), anak-anak sebaiknya hanya boleh menonton tv maksimal dua jam dalam satu hari. Begitu juga dalam bermain gadget.

Untuk dapat menanamkan kesadaran akan hal tersebut pada diri anak, maka orangtua juga harus ikut andil dalam kesepakatan tersebut dengan menonton tv selama dua jam.

“Awalnya memang agak susah, tapi aturan itu memang betul-betul harus dilaksanakan. Kalo anak ga boleh nonton tv malam yaa kita orangtuanya juga jangan nonton tv,” tegasnya. (niz)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here