BERBAGI

Medsoslampung.co – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Suara Keadilan kembali melaporkan Anton Sudarmono, terkait dugaan penggunaan ijazah palsu. Kini laporan situjuka kepada DPD Partai Amanat Nasional, KPU dan Bawaslu Lampura.

Sebelumnya, Anton telah dilaporkan ke Polda Lampung, Selasa (25/6) siang. Diduga, ia menggunakan ijazah strata 1 (S1) palsu dengan gelar Sarjana Ekonomi (SE) saat mencalonkan diri sebagai kontestan Pemilu 2019 lalu.

Direktur LBH Suara Keadilan Ansori saat konferensi pers mengatakan bahwa Kamis (27/6) pihaknya secara resmi melaporkan dugaan penggunaan ijazah palsu ini kepada DPD PAN, dimana tempat Anton Sudarmono mendaftarkan dirinya untuk mengikuti kontestasi Pemilu 2019.

“Selain itu, kami melaporkan juga hal ini kepada Bawaslu dan KPU di Kabupaten maupun Provinsi yang sifatnya pemberitahuan perihal dugaan penggunaan ijazah palsu ini,” kata Ansori di damping empat rekannya di kantor LBH Suara Keadilan.

Kepada masyarakat daerah pemilihan (Dapil) III, Ansori berharap, Agar bersama-sama mengawal perkara ini.

“Jika berdasarkan KUHP, siapapun yang melihat tindak pidana wajib melaporkan. Nah, inilah yang memotivasi kami agar ke depannya tidak lagi terjadi apa yang telah dilakukan oleh Anton,” pungkasnya. (ysn/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here