BERBAGI
Rektor Universitas YARSI, Prof. dr. H. Fasli Jalal, Ph.D (mengenakan kemeja batik) bersama Ketua PWI Peduli Pusat, M. Nasir siap jalin kerja sama dalam bidang bantuan sosial dan kesehatan.

Medsoslampung.co – PWI Peduli, sayap sosial organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, menjajaki bekerja sama dengan Universitas Yarsi (UY), Jumat (23/8).

Kedua belah pihak sepakat untuk mendiskusikan lebih lanjut bentuk kerja sama di bidang kegiatan sosial itu.

Kesepakatan itu tercapai dalam pertemuan antara Ketua PWI Peduli Pusat M Nasir dan Rektor Universitas Yarsi Prof dr Fasli Jalal, Ph.D. seusai acara pengenalan kehidupan kampus yang diikuti sekira 1.000 sivitas akademika UY, termasuk 900-an mahasiswa baru universitas yang telah meluluskan ribuan alumni di berbagai bidang, termasuk kedokteran, itu.

Pertemuan tersebut difasilitasi pakar komunikasi dan motivator kondang Dr. Aqua Dwipayana, M.I.Kom., yang sebelumnya menyampaikan paparan sharing komunikasi dan motivasi di acara tersebut dengan judul Mewujudkan Perilaku Cerdas Berintelektual Dengan Menumbuhkan Semangat Cinta Kampus Sebagai Dunia Akademik Bemartabat. Dalam acara kampus tersebut hadir pula antara lain Ketua Pengurus Yayasan YARSI Prof. dr. Jurnalis Uddin, PAK.

“Kami senang sekali bisa bekerja sama dengan PWI Peduli untuk bergerak bersama dalam kegiatan sosial dan bantuan kemanusiaan,” kata Fasli Jalal

Mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan pihaknya menyambut baik penjajakan kerja sama kegiatan sosial dan kemanusian antara PWI Peduli dan Universitas Yarsi.

Menurut mantan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) itu, PWI Peduli dan Universitas Yarsi memiliki kesamaan visi di bidang pengabdian masyarakat.

Karena itu, kata Fasli, kedua belah pihak sangat berpotensi bersinergi dalam menjalankan kegiatan sosial dan kemanusian untuk kemaslahatan orang banyak. Fasli memaparkan kegiatan sosial yang bisa dikerjasamakan dengan PWI Peduli antara lain, operasi katarak, bibir sumbing, sosialisasi kesehatan kepada masyarakat, dan bantuan tanggap darurat pasca bencana alam.

Bak gayung bersambut, Nasir mengatakan program kegiatan sosial Universitas Yarsi tidak jauh berbeda dengan program PWI Peduli. Selain memberi pelatihan bisnis usaha kecil dan menengah bagi keluarga wartawan dan masyarakat, PWI Peduli juga mengadakan pengibatan gratis kepada masyarakat, termasuk operasi katarak, bibir sumbing, dan sunatan massal.

“Keluarga wartawan yang memerlukan bantuan kesehatan, bisa dimasukkan kedalam layanan kesehatan gratis untuk masyarakat. Keluarga wartawan kan juga bagian dari masyarakat. Jadi tidak ada masalah dalam layanan kesehatan dan sosial ini,” kata M. Nasir yang ditemani Nurcholis MA Basyari, Ketua Bidang Publikasi PWI Peduli. (brl)

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here