BERBAGI

Medsoslampung.co – PT. Asteroid Prima Promosindo, akhirnya luluh.┬áVendor perusahaan pabrikan smartphone Oppo itu memastikan akan membayar pajak ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, pada Jumat (6/9) mendatang.

“Kami sedang urus pembayarannya di kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda),” ungkap Muhyidin, selaku Owner PT. Asteroid Prima Promosindo kepada JP-News.id (group medsoslampung.co), Selasa (3/9).

Diakuinya, Oppo setiap tahun selalu bayar pajak. Tahun 2019 ini yang belum dan masih di proses. “Saya pastikan jumat besok sudah terbayar,” tegasnya lagi.

Diketahui ada sebanyak 14 titik pemasangan iklan milik Oppo yang tersebar di Karawang Kota. Semua titik sudah terdata dan sudah keluar nilai wajib pajak nya.

Sebelumnya diberitakan, Vivo dan Oppo disebut paling membandel dalam hal pembayaran retribusi iklan. Hal ini diungkapkan Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang, Akhmad Mustofa, KKamis(29/8) lalu.

Vivo dan Uppo yang sangat membadel. Banyak sekali iklan produk mereka yang terpasang di hampir semua toko handphone di Karawang Kota tidak membayar pajak,” ucapnya.

Sejauh ini, lanjutnya, sudah banyak surat teguran yang dilayangkan oleh Bapenda kepada dua perusahaan tersebut. Saat ini prosesnya sudah sampai kepada surat teguran ketiga yang tidak lama lagi akan naik status penertiban. Tidak menutup kemungkinan pembongkaran atau penurunan paksa iklan.

“Kami akan koordinasi dengan Satpol PP jika nanti akan dilakukan pembongkaran atau penurunan paksa iklan milik vivo dan oppo,” katanya.

Diakuinya, pendapatan dari iklan vivo dan oppo itu kalau dilakukan pembayaran oleh pemilik perusahaan bisa mencapai angka 500 juta. “Lumayankan pendapatan 500 juta. Nah ini yang disayangkan kalau kedua perusahaan itu tidak membayar pajak. Maka pemda kehilangan pendapatan 500 juta,” pungkasnya. (fan/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here